Melalui Sakramen Baptis, Bayi Diterima Menjadi Anggota Gereja

GUNUNG PUTRI — Suasana penuh sukacita dan syukur menyelimuti pelaksanaan Sakramen Baptis Bayi yang diselenggarakan di Gereja Paroki Santo Vincentius A Paulo Gunung Putri pada Minggu, 14 Juni 2026. Dalam perayaan yang dipimpin oleh RD Yulius Eko Priyambiodo, sebanyak tiga bayi secara resmi menerima Sakramen Baptis dan menjadi anggota Gereja Katolik.

Sebelum menerima sakramen, para orang tua mengikuti pembekalan yang dipandu oleh pastor paroki, pada hari Sabtu pagi, 13 Juni 2026. Pembekalan ini bertujuan membantu orang tua memahami bahwa baptis bukan sekadar tradisi keluarga, melainkan awal perjalanan iman seorang anak yang kelak perlu didampingi dengan kasih, teladan, dan kehidupan doa dalam keluarga.

Sakramen Baptis merupakan pintu gerbang menuju kehidupan baru dalam Kristus. Melalui baptis, seorang anak dibebaskan dari dosa asal, menjadi anak Allah, serta dipersatukan dengan Gereja. Karena itu, tanggung jawab orang tua dan wali baptis tidak berhenti pada saat upacara selesai, tetapi berlanjut dalam pendampingan iman setiap hari.

“Anak-anak mungkin belum mampu mengucapkan sendiri pengakuan imannya. Oleh karena itu, orang tualah yang mewakili mereka dan berjanji untuk mendidik anak dalam iman Katolik hingga kelak mampu menghayati dan menghidupi imannya secara pribadi,” ungkap katekis Bu Amel, salah satu katekis paroki.

Rangkaian upacara baptis berlangsung dengan khidmat. Momen ketika air baptis dicurahkan ke kepala setiap bayi menjadi tanda kelahiran baru dalam Kristus. Penyalaan lilin baptis dari Lilin Paskah juga mengingatkan bahwa setiap orang yang telah dibaptis dipanggil untuk hidup sebagai terang dunia dengan memancarkan kasih dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui perayaan ini, Gereja kembali mengingatkan bahwa keluarga merupakan Gereja rumah tangga (ecclesia domestica), tempat pertama anak belajar mengenal Tuhan. Oleh karena itu, kehidupan doa bersama, keterlibatan dalam perayaan Ekaristi, serta teladan hidup orang tua menjadi bagian penting dalam menumbuhkan iman anak sejak usia dini.

Semoga anak-anak yang telah menerima Sakramen Baptis bertumbuh menjadi pribadi yang mengenal, mengasihi, dan mengikuti Kristus sepanjang hidupnya. Kiranya seluruh keluarga senantiasa setia mendampingi mereka dalam perjalanan iman, sehingga benih rahmat yang telah diterima melalui baptis terus berkembang dan menghasilkan buah dalam kehidupan Gereja maupun masyarakat.

(Artikel oleh Risma Nainggolan. Foto oleh Komsos Vincentius)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *