“Allah telah naik diiringi sorak-sorai. Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala.”
GUNUNG PUTRI – Mazmur tanggapan yang dibawakan oleh pemazmur, Roy Gunawan, pada perayaan hari ini terdengar begitu akrab di telinga umat. Setiap bait dinyanyikan dengan merdu dan penuh penghayatan. Hari ini, umat Paroki Santo Vincentius a Paulo Gunung Putri berkumpul bersama untuk merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus. Sukacita tampak dalam busana umat PSVGP yang berwarna-warni, mulai dari koor hingga para keluarga yang datang ke gereja. Senyum hangat dari para umat juga saling diberikan kepada satu sama lain.


Tidak terasa, telah genap 40 hari sejak Yesus bangkit dari kematian pada Hari Raya Paskah. Kini, Ia naik ke surga diiringi bunyi sangkakala dan sorak-sorai sukacita. Pada hari ini (14/05), Gereja merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus ke surga. Peristiwa Kenaikan Tuhan bukanlah akhir dari karya keselamatan-Nya, melainkan awal dari pengharapan baru. Yesus kembali kepada Bapa, tetapi Ia tidak meninggalkan para murid sendirian. Sebelum naik ke surga, Yesus memberikan tugas perutusan agar para murid pergi dan mewartakan kabar sukacita sampai ke ujung bumi.
Seperti kedua belas murid Yesus, kita pun diajak untuk percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai langkah hidup kita. Bahkan pada titik terendah sekalipun, Tuhan tetap hadir dalam kehidupan kita. Melalui hosti kudus yang kita terima dalam setiap perayaan Ekaristi, kita dipersatukan dengan Kristus yang senantiasa menemani dan menyertai perjalanan hidup umat-Nya. Kita terus diperbarui oleh-Nya agar dapat menjadi berkat bagi sesama. Karena itu, kita diajak untuk senantiasa mengarahkan hati kepada Tuhan dan tetap setia dalam iman di tengah kehidupan sehari-hari.



Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus berpesan bahwa walaupun Ia telah naik ke surga, Ia akan tetap menyertai kita sampai akhir zaman. Kita dilayakkan untuk menerima anugerah-Nya. Kini, tugas kita adalah mewartakan sabda-Nya dan menjadi berkat bagi banyak orang. Peristiwa Kenaikan Tuhan ke surga menjadi pengingat bahwa hidup manusia tidak berhenti di dunia ini saja. Ada harapan akan kehidupan kekal bersama Allah.
Yesus tidak pernah jauh dari kehidupan kita. Ia justru Pribadi yang paling dekat dan memahami setiap musim kehidupan yang kita jalani. Ia tetap hadir, menyertai, dan menuntun kita dalam setiap proses kehidupan.


Yesus mengutus kita menjadi saksi-Nya sampai ke ujung bumi. Kita tidak diutus sendirian, sebab Roh Kudus akan memampukan kita dalam tugas pewartaan ini melalui hidup, perkataan, dan perbuatan kita sehari-hari. Oleh karena itu, hendaknya kita tetap mengarahkan hati kepada Tuhan, hidup dalam kasih, dan setia dalam iman di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Mari bersama-sama menjalankan tugas pewartaan ini dengan sepenuh hati. Tuhan senantiasa memberkati langkah hidup kita.
(Artikel dan Dokumentasi oleh Komsos Vincentius – Mafa, Tian, dan Renata)



