“Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”(Markus 10:9)
Minggu, 9 Februari 2025, telah dilaksanakan World Marriage Day Dekanat Timur Keuskupan Sufragan Bogor di Paroki Maria Bunda Segala Bangsa. Acara Hari Perkawinan Sedunia ini dirayakan dengan perayaan ekaristi sebagai ungkapan syukur dari para pasangan suami-istri yang hadir dan dilanjutkan dengan ramah tamah.


Perayaan ekaristi berlangsung dengan meriah yang dipimpin oleh RD. Dominicus Savio Tukiyo sebagai selebran dan konselebran, yaitu RD. Bonifasius Heribertus Beke dan RD. Marselinus Wahyu Dwi Harjanto. World Marriage Day bukan hanya sekadar perayaan biasa bagi mereka yang telah menikah, tetapi para pasangan suami-istri Katolik diajak untuk kembali mengingat kesepakatan pernikahan yang diucapkan di depan altar dan pastor yang memberkati.
Dengan bertemakan ‘Api Kasih dan Harapan Berkobar dari Rumah Kita, Bagi Lanjut Usia dan Orang Muda’, pasangan suami-istri dari paroki-paroki yang ada di Dekanat Timur turut membawakan penampilan yang memeriahkan acara dan mengundang gelak tawa. Adapun beberapa kategori penampilan yang dibawakan oleh para pasutri (pasangan suami-istri) dari setiap paroki Dekanat Timur, yaitu nyanyian/lagu, gerak dan lagu, puisi, stand up, pantomim, dansa pasutri, tarian, drama, dan fashion showpasutri (sarimbit).



Acara World Marriage Day ini diharapkan dapat memperkuat ikatan cinta dan komitmen di antara pasangan suami istri, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perkawinan yang harmonis dan bahagia. Dengan demikian, pasangan suami istri dapat menjadi teladan yang baik bagi keluarga dan masyarakat.
Dengan kesadaran dan komitmen yang kuat, pasangan suami-istri dapat membangun kehidupan perkawinan yang bahagia, harmonis, dan berkelanjutan berdasarkan pada nilai-nilai Kristiani. Semoga acara World Marriage Day ini dapat menjadi momentum bagi para pasangan suami-istri untuk memperkuat ikatan cinta dan komitmen mereka, serta menjadi teladan yang baik bagi keluarga dan masyarakat.



(Artikel by Komsos Vincentius (Mafa & Jein). Foto by Komsos Vincentius (Tian, Diva, dan Andre) & Komsos MBSB))




Gram tu od jakichs pol roku, wiec mam jakies zdanie. Znalazlem to szukajac czegos z normalna obsluga po polsku, nie liczac na cuda. Sama biblioteka gier w Vox Casino jest naprawde spora — Pragmatic Play, Play’n GO, NetEnt i Yggdrasil to podstawa, klasyki typu Gates of Olympus i Sweet Bonanza sa na pierwszej stronie.
Najwiecej czasu spedzam przy stolach na zywo. Evolution ciagnie tam praktycznie wszystko, wiec ruletka, blackjack i Crazy Time chodza plynnie. Lightning Roulette wciaga mnie najbardziej, choc realnie to loteria z ladna oprawa. Polskojezycznych krupierow jednak brak, wiec angielski sie przydaje.
Oferta na start w Vox Casino to 100% do jakichs 1500 zl plus 200 obrotow, a spiny leca partiami przez piec dni, nie wszystkie naraz. Obrot ustawiony na x40 — standard, nic strasznego, ale i nie zadna sensacja. Prog wejscia to jakies 40 zl, formularz to trzy pola i mail potwierdzajacy. Po swieze kody bonusowe zagladam na vox casino kod promocyjny 2026, bo czesc starych ofert juz wygasla. Jak zapomnisz kodu, to bonusu nie dolicza wstecz — sprawdzilem na wlasnej skorze.
Wyplacanie schodzi u nich calkiem sprawnie. E-portfele przychodza tego samego dnia, przelew na Visa/Mastercard potrafi sie ciagnac dwa-trzy dni robocze. Da sie tez placic kryptowalutami, to chyba najszybszy kanal. Weryfikacja w Vox Casino zajal mi dwa dni — chcieli dowod i potwierdzenie adresu, z tym sie trzeba pogodzic wszedzie.
Gdybym mial sie do czegos przyczepic — brak dedykowanej apki na Androida. Na telefonie wszystko sie skaluje poprawnie, tyle ze wyszukiwarka gier moglaby byc lepsza. Support Vox Casino odpowiada po polsku, zwykle odpisuja od reki, natomiast noca jakosc odpowiedzi spada. Ogolnie gram dalej, choc bez euforii.