Hari Kakek Nenek Sedunia: Menghormati Kasih yang Tak Pernah Berhenti Mengalir

Gunung Putri, Minggu, 26 Juli 2026 – Umat Paroki Santo Vincentius a Paulo Gunung Putri mengikuti Perayaan Ekaristi Hari Kakek Nenek dan Lansia Sedunia yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Perayaan berlangsung dengan penuh sukacita dan menjadi momen istimewa untuk mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran para opa dan oma yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga.

Dalam homilinya, RD. Yulius Eko Priyambodo mengajak seluruh umat untuk menyadari besarnya peran kakek dan nenek dalam kehidupan. Melalui kasih, pengorbanan, dan doa-doa mereka, kita dapat bertumbuh hingga saat ini. Meski usia semakin lanjut dan kondisi fisik tidak lagi sekuat dahulu, para opa dan oma tetap setia mengasihi serta mendoakan keluarga. Oleh karena itu, Pastor Eko mengajak umat untuk menghormati para lansia melalui perhatian sederhana, seperti mengunjungi, meluangkan waktu bersama, dan mendoakan mereka, termasuk bagi kakek dan nenek yang telah berpulang ke rumah Bapa.

Sebagai bagian dari perayaan, dilaksanakan pula Sakramen Pengurapan Orang Sakit bagi para lansia dan umat yang sedang mengalami sakit. Sakramen ini menjadi tanda kasih Allah yang memberikan kekuatan, penghiburan, dan peneguhan iman bagi mereka yang menerima, sehingga semakin dikuatkan dalam menjalani setiap tahap kehidupan.

Setelah rangkaian misa selesai, umat mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan yang diawali dengan pemaparan dari RSU Anissa. Melalui sesi ini, tim rumah sakit memperkenalkan berbagai layanan kesehatan yang dimiliki sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para lansia untuk mengenal fasilitas kesehatan yang tersedia apabila sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan medis.

Setelah sesi pemaparan, pelayanan kesehatan pun dimulai. Para opa dan oma dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan, berkonsultasi langsung dengan dokter, memperoleh konsultasi gizi, serta mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan dari tim medis yang telah disiapkan.

Suasana pelayanan kesehatan terasa semakin hangat berkat keterlibatan Orang Muda Katolik (OMK). Acara dipandu oleh MC dari OMK , yaitu Bien, yang membawakan kegiatan dengan penuh semangat. Di sela-sela pemeriksaan kesehatan, OMK juga mempersembahkan lagu ” Sepanjang Jalan Kenangan ” yang mengundang senyum dan nostalgia bagi para opa dan oma yang hadir. Selain itu, anak-anak turut mempersembahkan penampilan yang menambah kemeriahan sekaligus menghadirkan sukacita bersama.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menyediakan konsumsi berupa soto hangat bagi para opa dan oma. Kebersamaan sederhana ini menjadi wujud nyata perhatian dan kasih kepada para lansia yang telah hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara. Melalui peringatan Hari Kakek Nenek dan Lansia Sedunia tahun ini, seluruh umat diajak untuk semakin menghargai kehadiran para lansia sebagai saksi kehidupan dan pribadi-pribadi yang tidak pernah berhenti mendoakan keluarga mereka. Semoga semangat untuk mengasihi, menghormati, dan mendampingi para opa dan oma terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka senantiasa merasakan kasih Tuhan melalui perhatian dari keluarga dan seluruh komunitas Gereja.

(Artikel dan dokumentasi oleh Komsos Vincentius – Putri dan Tian)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *