Keseruan Sekami Perdana di Paroki: Menanamkan Iman dan Kasih untuk Kakek-Nenek

Minggu, 26 Juli 2026 menjadi momen istimewa bagi anak-anak Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami). Bertepatan dengan peringatan Hari Kakek-Nenek, kegiatan bina iman yang biasanya diadakan di masing-masing lingkungan kini dipusatkan di tingkat paroki. Langkah ini diambil dengan harapan seluruh anak usia 5 hingga 13 tahun (jenjang TK hingga kelas 6 SD) dapat memperoleh pengajaran iman yang setara dan seragam.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB ini menghadirkan suasana penuh semangat berkat kolaborasi para kakak animator dari berbagai lingkungan. Di antaranya terdapat Kak Lina (Lingkungan Bonaventura), Kak Erti (Bonifasius), Kak Hani (Monika), Kak Tata (Marta), Kak Vito (Leonardus), dan Kak Tommy (Carolus Borromeus). Kehadiran Pastor Paroki RD. Yulius Eko Priyambodo, Frater Bagas, serta Bu Risma selaku Koordinator Bidang Pendampingan Hidup, turut menambah kehangatan dan dukungan bagi anak-anak.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama. Setelah itu, Pastor Eko mengajak seluruh anak bernyanyi dan bergembira. Suasana semakin meriah saat para remaja TSOM memandu gerak dan lagu yang disambut tawa dan sorak antusias dari anak-anak. Sesi pembawaan materi dipandu oleh Kak Tommy dengan merenungkan Injil Matius 13:44-52. Melalui perikop ini, anak-anak diajak untuk menghargai nilai kasih dalam keluarga, khususnya kepada kakek dan nenek.

Anak-anak diajak untuk berdoa bersama orang tua mereka di rumah demi mendoakan kesehatan dan kebahagiaan kakek-nenek. Selain mendengarkan firman, anak-anak juga diajak mengasah kreativitas lewat seni origami. Mereka membuat lipatan kertas berbentuk figur kakek dan nenek yang unik. Istimewanya, setiap karya origami anak-anak ditandatangani langsung oleh Pastor Eko sebagai kenang-kenangan.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB, menandai berakhirnya kegiatan Sekami perdana di tingkat paroki ini. Keberhasilan dan kemeriahan acara ini tidak lepas dari antusiasme anak-anak serta dukungan penuh dari para orang tua. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus berlanjut pada pertemuan-pertemuan Sekami berikutnya.

(Artikel dan dokumentasi oleh Komsos Vincentius – Mery)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *