Pada Hari Rabu, 24 Desember 2025 pukul 19.00 WIB, umat di Paroki St. Vincentius a Paulo berkumpul untuk merayakan Malam Natal atau Vigili Natal. Sejak sebelum misa dimulai, gereja telah dipenuhi umat yang hadir dengan hati penuh sukacita, kerinduan, dan pengharapan untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus. Pada perayaan malam ini, sebanyak sepuluh orang akan menerima Sakramen Baptis, empat orang akan menerima Penerimaan ke dalam Persekutuan Gereja Katolik, serta satu orang akan menerima Komuni Pertama.


Tema Perayaan Natal Keuskupan Bogor tahun ini adalah, “Kristus, Juruselamat lahir di tengah keluarga sinodal yang bermisi pengharapan dan perdamaian” (Luk. 2:11). Tema ini mengingatkan umat bahwa Natal bukan hanya peristiwa rohani di gereja, tetapi tentang kehadiran Yesus yang nyata di dalam keluarga dan kehidupan sehari-hari, yang mengajak setiap orang untuk menjadi pembawa damai dan harapan. Suasana perayaan terasa sangat khidmat dan hangat. Antusiasme umat terlihat dari penuhnya gereja, serta pujian yang menggema, terutama saat lagu Gloria in Excelsis Deodikumandangkan. Momen ini menjadi ungkapan syukur dan sukacita bersama atas kelahiran Sang Juruselamat.



Dalam homili Malam Natal, RD. Yulius Eko Priyambodo, yang kerap disapa Pastor Eko, mengajak umat untuk merenungkan tiga pesan Natal penting, yaitu ajakan dari Paus XIV untuk berdamai dengan sesama sebagai hadiah Natal yang paling berharga, pesan dari Konferensi Waligereja Indonesia tentang Allah yang hadir untuk menyelamatkan keluarga, serta pesan dari Uskup Keuskupan Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, yang menegaskan bahwa Kristus lahir di tengah keluarga sinodal yang bermisi pengharapan dan perdamaian.



Melalui refleksi tersebut, umat diajak menyadari kembali bahwa Yesus tidak lahir di tempat yang sempurna, melainkan di kandang yang sederhana. Setiap orang diminta untuk berani membuka hati, termasuk bagian hidup yang paling rapuh, agar Yesus dapat hadir dan memulihkan. Dengan demikian, Natal tidak hanya dirayakan secara lahiriah, tetapi sungguh dihidupi dalam hati dan diwujudkan melalui tindakan sehari-hari.
(Artikel dan Dokumentasi by Komsos Vincentius – Melan, Adin, Viktor, Toti, Jecko, Renata dan Andre)




I enjoy your work, thankyou for all the useful content.