Mendung dan gerimis tak menyurutkan keceriaan dan semangat SEKAMI Anak Wilayah St. Louis untuk meneruskan rencana kegiatan ziarah rekreasi (ziarek) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi sarana ungkapan rasa syukur selama satu tahun berlalu, sekaligus rekreasi edukatif bagi anak-anak SEKAMI di awal tahun yang baru.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari. Pada pukul 05.15–05.30, anak-anak bersama para pendamping berkumpul di depan BNI GBJ, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Gereja Santo Herkulanus, Depok. Setibanya di sana, seluruh peserta mengikuti doa Rosario bersama di Gua Maria, lalu dilanjutkan dengan doa pribadi di dalam gereja. Suasana saat anak-anak bergiliran menyalakan lilin, yang dilanjutkan dengan doa rosario adalah momen berharga bagi anak-anak untuk belajar menyerahkan diri kepada Tuhan.



Selesai berdoa dan foto-foto, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Godong Ijo. Setibanya di lokasi, anak-anak berkumpul di aula untuk sarapan bersama sekaligus persiapan acara. Sebelum rangkaian kegiatan dimulai, panitia dari Godong Ijo memberikan pengarahan dan edukasi mengenai manfaat hutan, pentingnya menjaga alam, serta peran manusia sebagai penjaga ciptaan Tuhan. Edukasi ini menjadi pengantar yang bermakna sebelum anak-anak berinteraksi langsung dengan alam.
Rangkaian kegiatan di Godong Ijo berlangsung dari pukul 09.00 hingga 14.00. Anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok dan mengikuti kegiatan secara bergantian. Mereka mengikuti workshop melukis tote bag, menanam tanaman hias dalam pot, serta permainan tradisional dan team building games yang melatih kerja sama, kreativitas, dan sportivitas. Anak-anak juga diajak mengenal ciptaan Tuhan secara lebih dekat melalui Reptiles Corner, memberi makan kura-kura raksasa, berkeliling mini zoo, bermain trampolin dan wahana mini outbound, hingga mengunjungi green house, vertical garden, tanaman jurassic, serta menikmati keindahan air terjun.


Seluruh rangkaian kegiatan ini tetap berjalan dengan penuh sukacita meskipun hujan deras sempat mengguyur area Godong Ijo. Dengan mengenakan jas hujan dan senyum yang tidak pernah pudar, anak-anak SEKAMI tetap mengikuti setiap kegiatan dengan antusias. Hujan tidak menjadi penghalang, melainkan pengalaman iman yang sederhana namun bermakna. Anak-anak belajar bahwa bersukacita tidak selalu bergantung pada keadaan yang ideal, melainkan pada hati yang mau bersyukur, bekerja sama, dan percaya pada penyertaan Tuhan.
Kegiatan ziarek ditutup dengan acara penutupan dan pembagian suvenir sebagai kenang-kenangan. Melalui pengalaman ini, anak-anak tidak hanya memperoleh kegembiraan, tetapi juga pelajaran hidup tentang ketangguhan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam. Semoga kegiatan ziarek ini menumbuhkan iman yang semakin teguh, hati yang peka terhadap sesama dan ciptaan Tuhan, serta semangat untuk terus menjadi anak-anak SEKAMI yang beriman, bersaudara, dan bersemangat misioner.
Artikel dan Foto by Rismawati Nainggolan, Agnes, dan Mafa – KOMSOS Vincentius



