Setiap bulan Mei, umat Katolik memasuki masa penuh devosi yang dikenal sebagai bulan Maria. Bulan ini menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kita kepada Bunda Maria, ibu Yesus dan ibu Gereja. Dalam semangat tersebut, Paroki St. Vincentius a Paulo mengadakan Misa Pembukaan Bulan Maria pada 1 Mei 2025 pukul 17.30 WIB yang dipimpin oleh RD. Yulius Eko Priyambodo sebagai wujud syukur dan penghormatan umat kepada Santa Perawan Maria. Dalam tradisi Katolik, Maria dipandang sebagai sosok yang penuh ketaatan, kesetiaan, dan kasih yang tak terbatas. Ia menerima kehendak Allah dengan hati terbuka dan menjadi sarana utama bagi karya keselamatan Allah melalui kelahiran Yesus Kristus. Maka dari itu, umat Katolik menjadikan Bunda Maria sebagai inspirasi dalam kehidupan rohani.


Misa pembukaan dilaksanakan dengan suasana hening dan khusyuk. Sebelum misa dimulai, para umat berdoa rosario bersama. Pembukaan misa diawali dengan perarakan patung Bunda Maria yang dihiasi oleh bunga dan dilanjutkan dengan pemberkatan serta penempatan patung di altar khusus. Umat diajak untuk merenungkan keteladanan hidup Bunda Maria dengan penuh iman, ketaatan dan kasih.
Dalam homilinya, Romo Eko menyampaikan bahwa “Bunda Maria menjadi model serta soko guru kebajikan dan iman dari masa ke masa. Paus Fransiskus pernah mengungkapkan bahwa dengan membawa Yesus, Bunda Maria juga membawa kita dalam sukacita baru, serta kemampuan baru untuk melewati saat-saat yang menyakitkan dan kita mengungkapkannya dengan bunga mawar.” Misa ditutup dengan penancapan bunga dan menaruh kertas intensi pribadi yang berisi harapan serta doa kepada Bunda Maria. Tampak anak-anak, remaja, hingga lansia ikut berpartisipasi dengan semangat yang menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dalam persekutuan iman.


Semoga dalam Bulan Maria ini, kita semakin diteguhkan dalam iman, diperbarui dalam kasih, dan dimampukan untuk menjadi saksi-saksi Kristus yang setia seperti Bunda Maria.
(Artikel dan foto by Komsos Vincentius – Putri, Edo, Renata, dan Dinar)