Misa Hari Raya Penampakan Tuhan dan Hari Anak Misioner Sedunia

whatsapp-image-2017-01-08-at-08-57-51
Para “Anak Misioner” berfoto sebelum misa

Hari Minggu 8 Januari 2017 adalah hari Raya Penampakan Tuhan sekaligus juga Hari Anak Misioner  Sedunia ke 174.

Ada yang berbeda dari perayaan misa pada hari Minggu ini, yaitu adanya perarakan anak-anak yang memakai pakaian uskup, kardinal, imam dan suster yang tergabung dalam perarakan petugas misa saat memasuki kapel.

Hari ini pula Gereja memperingati Har Raya Penampakan Tuhan, dimana secara nyata, 3 orang majus dari timur, yaitu Melkior, Balthazar dan Gaspar, yang mendapatkan petunjuk melalui Bintang yang sangat terang< yang menuntun mereka kepada kanak-kanak Yesus, dan secara khusus memberikan hadiah yang secara khusus hanya diberikan kepada seorang raja, yaitu emas, kemenyan dan mur.

Tema Hari Anak Misioner Sedunia ke 174 tahun 2017 ini adalah “Bintang Misioner Berseri dan Berbagi”. Dalam kotbahnya, romo Agustinus Suyatno  menyampaikan pesan dari Paus Fransiskus, bahwa anak-anak adalah bintang misioner, sosok yang menerangi di saat gelap, dimana mereka adalah harapan dan tumpuan dari karya misioner Gereja, yang Berseri, dimana anak-anak selalu membawa keceriaan dan kegembiraan bagi orang-orang di sekitarnya, terutama bagi orangtuanya. Seberat apapun beban, akan hilang bila bisa mendapatkan keceriaan anak-anak. Begitupun bila badan sudah lelah, tetapi bila melihat anak-anak yang ceria, maka rasa lelah itu tidak akan terasa.

Anak-anak yang berseri ini juga adalah ujung tombak Gereja dimasa depan, karena ditangan merekalah Gereja Katolik akan bisa meneruskan kabar sukacita keselamatan ini. Sebagai “agen” Gereja, maka sejak dini anak-anak juga harus iajarkan dan dibiasakan untuk berbagi, sehingga sejak kecil, anak-anak sudah menjadi bintang misioner yang bisa menjadi saluran berkat bagi sesama.

Dalam misa kali ini, anak-anak juga mendapatkan tempat spesial, yaitu 5 baris bangku terdepan dkhususkan bagi anak-anak. Hal ini dilakukan agar anak-anak bisa merasakan bahwa mereka adalah anak-anak yang spesial, dan juga agar mereka bisa mengikuti misa bersama dengan teman-teman sebaya mereka dengan penuh kegembiraan.

whatsapp-image-2017-01-08-at-08-51-10

Anak-anak yang mengikuti perarakan cukup antusias, dan dipersiapkan sejak malam sebelumnya. Pagi-pagi sebelum misa pun mereka sudah datang ke kapel untuk mempersiapkan diri untuk memakai pakaian para klerus dan biarawati. Walaupun dengan bahan seadanya, namun mereka tetap bersemangat dan tetap memakai pakaiannya dan tetap tertib selama misa. Bahkan “Uskup” kecil-pun tidak pernah melepas “mitra uskup”nya selama misa berlangsung.

Setelah selesai misa, romo Yatno dan para petugas liturgi berfoto bersama seluruh anak-anak di depan altar, dan anak-anak pun dengan bersemangat maju ke depan untuk berfoto bersama.

anak-misioner-3
Foto bersama anak-anak setelah selesai misa

Mari kita doakan bersama, agar anak-anak kita sungguh-sungguh bisa menjadi “Bintang Misioner yang Berseri dan Berbagi” sehingga bisa menjadi saluran berkat Tuhan  dan menjadi tiang penopang Gereja dimasa depan.

Berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *